Kewirausahaan

Terjun ke dunia entrepreneurship atau kewirausahaan kini jadi pilihan menarik bagi para generasi muda. Sebagai buktinya, ada begitu banyak usaha milik anak muda yang bermunculan. Kemajuan teknologi informasi menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya jumlah pengusaha muda di tanah air. Ditambah lagi, pilihan menjadi seorang wirausaha memberi fleksibilitas jam kerja. 

Hanya saja, meningkatnya jumlah generasi muda yang terjun ke dunia kewirausahaan juga diiringi dengan tingginya angka kegagalan dalam menjalankan aktivitas wirausaha. Kegagalan tersebut bisa terjadi karena para pelakunya tak mempunyai kecakapan dalam menjalankan usaha. Bahkan, tak menutup kemungkinan mereka tidak mengerti apa yang dimaksud dengan kewirausahaan.

Definisi Kewirausahaan

Entrepreneurship merupakan sebuah proses yang dilakukan seseorang ketika ingin membangun sebuah wirausaha. Dalam menjalankan proses tersebut, Anda perlu mengantisipasi berbagai risiko sehingga mampu memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, seorang entrepreneur perlu memiliki pemikiran kreatif agar dapat menciptakan sesuatu yang baru, unik, serta bermanfaat bagi orang banyak.

Dalam dunia kewirausahaan, Anda akan menemukan empat karakteristik utama, yaitu:

  • Aktivitas ekonomi

Karakteristik paling utama dari entrepreneurship adalah adanya aktivitas ekonomi. Proses berwirausaha melibatkan upaya perancangan, peluncuran, serta aktivitas menjalankan bisnis baru dengan tujuan memperoleh keuntungan. Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara optimal.

  • Kreativitas dan inovasi

Kewirausahaan melibatkan adanya upaya menemukan ide baru dan mengimplementasikannya dalam bisnis. Anda perlu mempunyai pikiran yang kreatif untuk melakukan hal ini. Terlebih, pencarian ide baru tersebut perlu dilakukan secara berkala, disertai upaya evaluasi terhadap model usaha yang tengah digunakan. Tujuan akhirnya adalah untuk menjalankan bisnis secara lebih efektif dan efisien.

  • Profit

Sebagai salah satu bagian dari kegiatan ekonomikewirausahaan dijalankan dengan menetapkan tujuan meraih keuntungan. Profit yang didapatkan juga menjadi salah satu reward atas upaya serta risiko yang telah ditanggung oleh wirausahawan.

  • Menanggung risiko

Memperhitungkan risiko adalah esensi penting yang selalu ada dalam proses entrepreneurship. Risiko tersebut muncul karena adanya ide atau implementasi metode baru dalam aktivitas usaha. Penerapannya terkadang berjalan sesuai keinginan. Namun, tak menutup kemungkinan Anda akan berhadapan dengan kerugian besar.

Tips Berwirausaha

Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para entrepreneur ketika menjalankan bisnis adalah 3 tahun pertama. Riset Universitas Tennessee tahun 2013 menyebutkan, hanya 25% pengusaha yang mampu bertahan pada tahun pertamanya. Angka tersebut mengalami peningkatan saat menginjak tahun kedua dan ketiga, yakni masing-masing sebanyak 35% dan 44%. Dalam situasi seperti itu, tak heran kalau bisnis yang eksis pada tahun ketiga bisa dihitung dengan jari.

Lalu, apa yang perlu dilakukan oleh para entrepreneur biar terhindar dari kegagalan tersebut? Risiko kegagalan bisa Anda tekan sekecil-kecilnya dengan menjalankan lima tips penting, yaitu:

  • Tawarkan solusi

Saat berwirausaha, pastikan bahwa produk yang Anda tawarkan mampu menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi oleh konsumen. Hal ini bisa Anda peroleh ketika sebelumnya telah melakukan riset pasar secara mendalam.

  • Fokus pada satu jenis usaha

Setiap entrepreneur tentu bermimpi untuk mempunyai kerajaan bisnis seperti halnya Microsoft, Google, ataupun Amazon. Namun, bukan berarti Anda bisa memperoleh pencapaian seperti perusahaan-perusahaan tersebut dalam jangka pendek. Oleh karena itu, Anda perlu memulai wirausaha secara bertahap, dengan fokus hanya pada satu jenis usaha. Setelah itu, Anda dapat perlahan-lahan mengembangkannya.

  • Pilih segmen pasar yang jelas

Kunci sukses berwirausaha selanjutnya adalah memilih niche secara tepat. Usahakan agar segmen pasar atau niche yang dipilih tidak terlalu luas ataupun terlalu sempit. Di waktu bersamaan, pertimbangkan pula produk yang laris secara musiman.

  • Dorong motivasi karyawan

Menjaga moral karyawan agar tetap bersemangat juga jadi faktor penting ketika berwirausaha. Setiap karyawan ingin agar mereka memperoleh perhatian, apresiasi, ataupun saran dari pimpinannya. Anda perlu melakukan semua itu dengan memperhatikan kondisi moral karyawan agar tetap bahagia.

  • Cermati kompetisi pasar

Terakhir, Anda perlu memperhatikan kompetisi pasar. Tak menutup kemungkinan, kompetitor akan melakukan tindakan yang bisa membuat produk Anda kalah bersaing. Oleh sebab itu, usahakan untuk mengamati setiap langkah atau strategi pemasaran para kompetitor.

 

Kewirausahaan & Tips Mengembangkannya

Kewirausahaan bisa diartikan sebagai usaha atau bisnis yang dimulai dengan berani.

Menurut salah satu ahli ekonomi dunia yakni Thomas Zimmerer, kewirausahaan adalah proses untuk menerapkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat mengatasi masalah yang ada dan dapat menjadi peluang bisnis.

Sehingga, pengertian kewirausahaan adalah proses untuk mengidentifikasi segala masalah dalam kehidupan dan mengembangkannya untuk menemukan solusi yang tepat sehingga dapat mewujudkan visi dan misi hidup.

Dalam menjalankan usaha, terdapat berbagai macam faktor yang bisa menentukan kesuksesan usaha tersebut, yakni modal, tenggang waktu, risiko, serta sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan sesuatu dalam proses menjalankan usaha.

Ciri-Ciri Kewirausahaan

Setiap orang yang ingin berwirausaha pasti harus memiliki jiwa kewirausahaan sebelum memulai suatu bisnis dalam bidang apapun. Tanpa adanya jiwa kewirausahaan yang tinggi, bisnis yang tengah Anda rintis bisa saja berhenti bahkan bangkrut hanya karena penyebab yang sepele. Berikut beberapa ciri seorang pengusaha yang harus Anda ketahui.

1. Berani Bermimpi Besar

Berbeda dari orang lain yang memiliki mimpi biasa-biasa saja, seorang wirausahawan harus memiliki mimpi besar yang out of the box dan berani untuk berpikir anti-mainstream untuk mencapai mimpi mereka tersebut.

Sifat yang dimiliki seorang wirausahawan ini juga digambarkan dengan kemampuan dan keberanian untuk mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman sebelum mencoba suatu usaha tanpa takut akan risiko kerugian.

2. Kemampuan Analisis Pasar

Sebelum memulai usaha, seorang wirausahawan tentu harus mampu menentukan produk atau jasa apa yang ingin mereka tawarkan. Mereka juga harus melakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan peluang usaha apa yang tepat dan bisa laku di pasaran.

Oleh karena itu, seorang wirausahawan harus memiliki kemampuan analisis pasar yang baik sebagai salah satu jiwa pengusaha sejati.

Seorang wirausahawan juga harus memperhitungkan segala macam risiko, mulai dari persaingan, untung rugi, hingga nilai jual barang atau jasa yang ingin mereka tawarkan.  Contohnya seperti mengenali tren minuman kekinian yang sedang banyak disukai oleh pelanggan, kemudian lihat kesempatan untuk memulai usaha sejenis di lokasi yang cukup ramai.

3. Berjiwa Pemimpin 

Seorang wirausahawan harus memiliki jiwa pemimpin untuk mengambil segala keputusan dengan tepat dan cepat sehingga tidak memerlukan bantuan orang lain untuk sekedar mengambil keputusan. Apalagi, wirausahawan juga harus bisa memimpin pegawai dan bawahannya, sehingga jiwa pemimpin sangatlah dibutuhkan untuk mewujudkan bisnis yang sukses.

Selain itu, seseorang yang memiliki jiwa pemimpin juga harus tegas dan tidak konsumtif agar bisnis yang tengah dirintis bisa berkembang dengan maksimal dengan keuntungan yang dijadikan sebagai modal.

4. Disiplin

Salah satu hal terpenting yang dibutuhkan dalam berwirausaha adalah disiplin dalam memenuhi segala macam target dan segala macam aturan yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Disiplin ini bisa diwujudkan dalam banyak hal, seperti disiplin waktu, disiplin dalam keuangan, dan disiplin dalam berbagai hal lainnya.

Tanpa kedisiplinan, waktu, tenaga dan uang Anda pasti akan terbuang percuma dan usaha Anda tidak akan berjalan semestinya.

5. Konsisten terhadap Keputusan

Menjalankan usaha membutuhkan konsistensi yang tinggi dalam menjalankan keputusan yang dibuat. Tanpa konsistensi, pasti keputusan yang dibuat bisa berubah-ubah dan malah tidak berdampak baik bagi bisnis Anda.

Pastikan Anda mengambil keputusan dengan melakukan perhitungan serta pertimbangan antara keuntungan dan kerugian serta risiko yang bisa timbul akibat adanya keputusan tersebut. Dengan menerapkan keputusan dengan konsisten, hasil yang didapatkan pun pasti akan semakin baik dan maksimal dalam mencapai tujuan.

Cara Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan

Dalam menjalankan bisnis, diperlukan berbagai macam aspek yang harus dilakukan untuk menjadi wirausahawan sejati. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang Anda miliki.

a. Yakin dan niat

Hal pertama yang terpenting untuk dimiliki adalah keyakinan yang kuat serta niat dalam membuat bisnis. Jika sudah memiliki niat dan keyakinan yang teguh, Anda pasti akan menjalankan bisnis Anda dengan sepenuh hati tanpa takut lelah dan takut terhadap tantangan yang akan Anda hadapi nantinya. Percayalah bahwa usaha yang teguh tidak akan mengkhianati hasil, dan kelak bisnis Anda pasti akan menemui kesuksesan.

b. Menyiapkan modal

Sebelum memulai bisnis, Anda pasti membutuhkan modal yang mencukupi. Anda bisa mengumpulkan modal dengan menabung terlebih dahulu dengan bekerja atau melakukan hal lain yang menguntungkan. Anda juga bisa meminjam modal ke bank ataupun kepada orang lain yang tentunya harus Anda kembalikan dalam jangka waktu tertentu.

c. Belajar dari kisah sukses

Anda mungkin menemukan banyak sekali tantangan sebelum benar-benar terjun ke dalam dunia bisnis. Namun, perlu diingat, banyak sekali kisah pengusaha sukses di luar sana yang patut Anda simak untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan Anda.

Anda pasti mengenal brand ayam krispi KFC bukan? KFC adalah salah satu merk ayam terbesar dengan cabang di berbagai negara di seluruh dunia. Dibalik kesuksesannya, pendiri KFC yakni Kolonel Sanders bahkan pernah mengalami lebih dari 1000 kali penolakan dalam resep ayam yang dimilikinya.

Namun, Kolonel Sanders tidak menyerah dan terus berusaha hingga akhirnya mampu meraih kesuksesan hingga saat ini. Bahkan, beliau baru meraih kesuksesan di usia yang tidak muda lagi yakni 70 tahun.

Kisah sukses ini tentu patut Anda jadikan inspirasi agar Anda tidak mudah menyerah begitu saja. Tidak ada yang instan di dunia ini, dan penolakan-penolakan maupun kegagalan yang Anda alami mungkin akan menjadi jalan menuju kesuksesan Anda yang sesungguhnya.

d. Kemampuan berjualan

Cara menumbuhkan jiwa kewirausahaan lainnya adalah dengan memiliki kemampuan berjualan yang mumpuni. Kemampuan ini tidak serta merta bisa didapatkan begitu saja, tetapi juga perlu diasah agar dapat Anda miliki, dan dapat dipelajari sendiri secara otodidak.

Anda juga bisa mengikuti berbagai macam training atau membaca buku untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam berjualan agar bisa Anda gunakan untuk bisnis Anda nantinya.

e. Networking

Selain kemampuan untuk berjualan, kemampuan networking dalam jiwa kewirausahaan pun mutlak untuk dimiliki oleh setiap pengusaha. Hal ini karena dengan networking yang luas dan beragam, usaha Anda pun pasti dapat berkembang dengan cepat nantinya.

Selain itu, networking juga dapat diartikan sebagai hubungan yang baik antara Anda dengan calon konsumen sehingga bisa menyerap pangsa pasar yang tepat. Networking juga mutlak diperlukan dalam proses marketing serta afiliasi dengan brand lain sehingga dapat membuat bisnis Anda berkembang nantinya.

f. Jangan nenunda-nunda

Banyak sekali orang memiliki ide dalam kepalanya, tetapi tidak kunjung memulai bisnis yang ingin dijalankan karena takut atau merasa belum mampu untuk memulai bisnis tersebut. Padahal, hal tersebut justru bisa merugikan karena dengan menunda-nunda, artinya mereka hanya membuang-buang waktu.

Sehingga, jika Anda ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan, pastikan Anda tidak menunda-nunda rencana Anda dan mulai bertindak dari sekarang.

Tujuan Berwirausaha

Ada banyak sekali tujuan berwirausaha yang harus Anda tanamnkan dalam diri Anda jika ingin menjadi pengusaha sukses. Seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan pasti memiliki beberapa hal yang ingin dicapai sebagai goal sehingga orang tersebut dapat mengetahui langkah-langkah apa yang harus dilakukan. Beberapa tujuan berwirausaha tersebut adalah sebagai berikut.

1. Kestabilan finansial

Tujuan kewirausahaan yang utama dan ingin dicapai oleh berbagai macam pengusaha yaitu untuk mencapai kestabilan finansial. Seiring maju dan berkembangnya usaha yang dirintis, pasti keuntungan yang didapatkan juga akan stabil.

2. Meningkatkan kesejahteraan diri dan masyarakat

Salah satu tujuan menjalankan wirausaha selanjutnya yang ingin dicapai oleh setiap pengusaha tentu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan diri sendiri dan masyarakat sekitar. Seiring berkembangnya bisnis, hal itu pasti akan menjaring tenaga kerja sehingga angka pengangguran pun semakin rendah.

Selain itu, pengusaha dengan tujuan ingin menjalankan usaha dapat meningkatkan kesejahteraan masyakarakat juga turut berkontribusi dalam perbaikan ekonomi Indonesia.

3. Menguasai pasar

Jika usaha Anda semakin besar dan berkembang, pencapaian yang ingin diraih setiap pengusaha sebagai tujuan kewirausahaan selanjutnya adalah untuk menguasai pasar.

Jika bisnis Anda sudah berkembang dan stabil serta dikenal banyak orang, maka bisnis Anda pun dapat menguasai pasar sehingga Anda akan memiliki konsumen tetap. Namun, Anda harus tetap melakukan inovasi agar bisnis Anda tetap menjadi pilihan pertama dan tidak mudah digeser oleh bisnis lain yang serupa.

4. Menularkan semangat wirausaha

Tujuan berwirausaha selanjutnya adalah untuk menularkan semangat wirausaha kepada orang lain terutama pebisnis muda yang membutuhkan motivasi.

Seorang wirausahawan bisa membagi ide-ide dan ilmu yang dimiliki kepada orang lain melalui seminar motivasi atau talkshow. Ingat, ilmu adalah sesuatu yang berharga dan patut untuk dibagikan untuk membantu sesama.

Sebagai calon pengusaha, Anda harus jeli melihat berbagai peluang yang ada di sekitar Anda sehingga usaha yang Anda mulai nantinya pun dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi pasar. Semoga membantu!

 

 

Written by admin_edisutiono

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *